Bagian 1



اِعْلَمْ أَيُّهَا الْوَلَدُ الْمُحِبُّ الْعَزِيْزُ ـ أَطَالَ اللهُ تَعَالَى بَقَاءَكَ بِطَاعَتِهِ، وَسَلَكَ بِكَ سَبِيْلَ أَحِبَّائِهِ ـ أَنَّ مَنْشُوْرَ النَّصِيْحَةِ يُكْتَبُ مِنْ مَعْدِنِ الرِّسَالَةِ، إِنْ كَانَ قَدْ بَلَغَكَ مِنْهُ نَصِيْحَةٌ فَأَيُّ حَاجَةٍ لَكَ فِي نَصِيْحَتِي؟

Ketahuilah, Wahai anakku tersayang yang mulia, semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan anugerah umur panjang kepadamu untuk tha’at kepada-Nya, dan senantiasa memberikan anugerah kepadamu dapat menempuh jalan para kekasih-Nya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya nasehat yang tersebar itu, ditulis dari sumber risalah ini. Apabila nasehat itu telah sampai kepadamu, maka mana lagi nasihatku yang kamu butuhkan?.


وَإِنْ لَمْ يَبْلُغْكَ فَقُلْ لِي: مَاذَا حَصَّلْتُ فِي هٰذِهِ السِّنِيْنَ الْمَاضِيَةْ
Namun apabila nasehat itu belum sampai kepadamu, maka katakan kepadaku apa yang telah aku dapatkan pada beberapa tahun yang silam


أَيُّهَا الْوَلَدُ..!! مِنْ جُمْلَةِ مَا نَصَح َبِهِ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أُمَّتَهُ صلى الله عليه وسلم قَوْلُهُ عليه الصلاة والسلام:" عَلَامَةُ إِعْرَاضِ اللهِ تَعَالَى عَنِ الْعَبْدِ اِشْتِغَالُهُ بِمَا لَا يَعْنِيْهِ، وَإِنَّ امْرَأً ذَهَبَتْ سَاعَةٌ مِنْ عُمْرِهِ فِي غَيْرِ مَا خُلِقَ لَهُ مِنَ الْعِبَادَةِ لَجَدِيْرٌ أَنْ تَطُوْلَ عَلَيْهِ حَسْرَتُهُ، وَمَنْ جَاوَزَ الْأَرْبَعِيْنَ وَلَمْ يَغْلِبْ خَيْرُهُ عَلَى شَرِّهِ فَلْيَتَجَهَّزْ اِلَى النَّارِ
Wahai anakku ! Diantara nasehat Rasulullah sallallhu ‘alaaihi wa sallam kepada ummatnya adalah sabda beliau ‘alaihishshalatu wassalam; “Tanda-tanda berpalingnya Allah Ta’ala dari seorang hamba adalah, manakala ia sibuk dengan melakukan sesuatu yang tidak bermanfa’at baginya. Dan sesungguhnya jika seseorang telah kehilangan sesaat dari masa hidupnya untuk selain dari tujuan ia diciptakan yaitu ber’ibadah, niscaya sangat pantas baginya penyesalan yang sangat panjang, dan barangsiap yang usianya telah melewati 40 tahun, namun kabaikannya tidaklah lebih unggul daripada kejelekannya, hendaklah ia bersiap-siap untuk masuk ke neraka”.


قَالَ الَّنِبيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:" مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُ مَا لَا يَعْنِيْهِ" رواه أحمد وغيره.
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Diantara baiknya keislaman seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfa’at baginya”. (HR. Ahmad dan lainnya).


وَفِي هٰذِهِ النَّصِيْحَةِ كِفَايَةُ لِأَهْلِ الْعِلْمِ.
Nasehat ini tentunya sudah cukup bagi orang yang berilmu.