Bagian 3


أَيُّهَا الْوَلَدُ..! لَا تَكُنْ مِنَ الْأَعْمَالِ مُفْلِسًا، وَلَا مِنَ الْأَحْوَالِ خَالِيًا، وَتَيَقَّنْ أَنَّ الْعِلْمَ الْمُجَرَّدَ لَا يَأْخُذُ بِالْيَدِ.

Wahai anakku !.  Janganlah dirimu menjadi orang yang bangkrut tiada beramal, jangan pula jiwamu menjadi kosong tiada perbuatan. Yakinlah bahwa hanya ilmu saja tanpa ‘amal, tidak akan memberi manfa’at.


مِثَالُهُ لَوْ كَانَ عَلَى رَجُلٍ فِي بِّريَّةٍ عَشَرَةُ أَسْيَافٍ هِنْدِيَّةٍ مَعَ أَسْلِحَةٍ أُخْرَى، وَكَانَ الرَّجُلُ شُجَاعًا وَأَهْلَ حَرْبٍ، فَحَمَلَ عَلَيْهِ أَسَدٌ عَظِيْمٌ مَهِيْبٌ، فَمَا ظَنُّكَ؟

Perumpamaannya adalah, seandainya ada seorang laki laki di tengah hutan belantara memegang sepuluh pedang India yang sangat tajam, bahkan masih membawa beberapa senjata yang lain, dan ia adalah seorang pemberani dan ahli berperang. Lalu seekor hari mau besar, buas dan sangat menakutkan siap menerkamnya. Dalam keadaan seperti itu, apa yang kamu duga?.


هَلْ تَدْفَعُ الْأَسْلِحَةُ شَرَّهُ عَنْهُ بِلَا اسْتِعْمَالِهَا اَوْضَرْبِهَا؟!

Apakah senjata-senjata itu dengan sendirinya mampu menolak ancaman binatang buas itu tanpa digunakan atau dipukulkan?



وَمِنَ الْمَعْلُوْمِ أَنَّهَا لَاتَدْفَعُ إِلَّا بِالتَّحْرِيْكِ وِالضَّرْبِ، فَكَذٰا لَوْ قَرَأَ رَجُلٌ مِائَةَ أَلْفِ مَسْأَلَةٍ عِلْمِيَّةٍ وَتَعَلَّمَهَا، وَلَمْ يَعْمَلْ بِهَا: لَا تُفِيْدُهُ إِلَّا بْالْعَمَلِ.

Tentu saja dimaklumi bahwa senjata itu tidak akan mampu menolak bahaya tanpa digerakkan atau dipukulkan. Demikian pula, seandainya seseorang mampu menguasai seratus ribu macam ilmu pengetahuan dan ia pun juga mengajarkannya, namun ia tidak mengamalkannya, tentu ilmunya tidak akan member faidah kecuali jika ia mengamalkannya.



وَمِثَالُهُ أَيْضًا: لَوْ كَانَ لِرَجُلٍ حَرَارَةٌ وَمَرَضٌ صَفْرَاوِيٌّ يَكُوْنُ عِلَاجُهُ بالسَّكَنْجَبِينِ وَالْكُشْكَابِ فَلَا يَحْصُلُ الْبَرْءُ إِلَّا بِاسْتِعْمَالِهِمَا.

Perumpamaannya lagi ialah; Apabila ada orang yang sakit demam dan sakit kuning yang harus diobati dengan ramuan Sakanjabin dan Kusykab. Tentu ia tidak akan sembuh kecuali dengan menelannya.


كَرْمِى دُوهْزَارْ رِطْلٍ هَمِى بِيِيْمَائِي # تَامِى نُخُوْرِي نَبَاشَدَتْ شِيْدَائِي

sendainya kamu menaakar 2000 kati khamr hal itu tidak akan # menjadikanmu mabuk jika kamu tidak meminumnya.




*PENJELASAN* Bait ini berbahasa Persia. Syaikh al Amin al Kurdi menerjemahkannya ke dalam bahasa Arab sebagai berikut:


لَوْ كِلْتَ أَلْفَيْ رِطْلِ خَمْرٍ لَمْ تَكُنْ # لتَصِيْرَ نُشُوْنًا إِذَا لَمْ تَشْرَبْ

sendainya kamu menaakar 2000 kati khamr hal itu tidak akan # menjadikanmu mabuk jika kamu tidak meminumnya.